Showing posts with label One Piece. Show all posts
Showing posts with label One Piece. Show all posts
Tuesday, 8 October 2013 - 6 comments

#OP2: Bersama Meraih Mimpi

Pendekar Pedang Terhebat

Luffy mulai mencari teman untuk menjadi krunya. Akhirnya dia bertemu dengan Zoro. Zoro terkenal sebagai pemburu bajak laut. Namun saat itu Zoro sedang diikat.Luffy datang untuk membebaskannya sekaligus mengajaknya sebagai kru pertama.

Zoro: “Kau lagi, apakah kau tak punya kerjaan?”

Luffy: “Aku akan melepaskanmu asal kau jadi anggotaku.”

Zoro: “Apa yang kau bicarakan?”

Luffy: “Aku ingin menjadi Raja Bajak Laut dan aku sedang mengumpulkan anggota.”

Zoro: “Jangan mimpi! Aku tidak mau menjadi angotamu. Jangan buang-buang waktumu.

Luffy: “Apa yang salah menjadi bajak laut?”

Zoro: “Bajak laut berarti orang yang jahat. Siapa yang mau jadi bajak laut?!”

Luffy: “Apa yang salah dengan hal itu? Orang-orang di sini menyebutmu jahat!

Zoro: “Aku tak peduli dengan apa yang mereka pikirkan. Aku takan pernah menyesali apa yang telah aku lakukan! Tidak peduli apapun yang terjadi, aku akan bertahan! Aku akan melakukan apapun yang ingin aku lakukan!

Bersikap Masa Bodoh

Terkadang kita tak perlu mendengarkan perkataan orang-orang sekitar. Terlebih mereka yang menertawakan impian-impian kita. Bersikap tuli terhadap mereka adalah jalan yang terbaik. Sebab mereka adalah pembunuh sejati sebuah mimpi.

Zoro tak peduli dengan pandangan masyarakat yang menganggapnya jahat. Karena ia ingin menjadi pendekar pedang terhebat. Untuk itu dia harus bertarung dengan para bajak laut. Selain untuk makan (pemburu hadiah), pertarungan itu membuat kekuatannya menjadi berlipat.

Mencari Kawan

Mencari kawan untuk mewujudkan mimpi sangatlah penting. Karena tak ada manusia yang bisa hidup sendiri. Kawan yang percaya mimpi-mimpi kita sebagaimana kita percaya mimpi-mimpinya.

Luffy ingin menjadi raja bajak laut dan Zoro ingin menjadi pendekar pedang terhebat. Dua impian yang berbeda namun saling mendukung.

Kawan, sudahkah kau mempunyai teman untuk mewujudkan impianmu?

Tuesday, 1 October 2013 - 6 comments

#OP1: Berani Bermimpi

Raja Bajak Laut

Coby: “Luffy, jadi apa tujuanmu pergi berlayar?”

Luffy: “Aku ingin menjadi Raja Bajak Laut”

Coby: “Raja bajak laut? Apa kau serius?”

Luffy: “Aku serius”

Coby: “Luffy san, jadi kau seorang bajak laut?”

Luffy: “Ya”

Coby: “Di mana rekanmu?”

Luffy: “Belum ada, masih dalam proses pencarian”

Coby: “Raja bajak laut adalah orang yang menguasai seluruh lautan! Dan itu artinya, harta, ketenaran, dan kekuatan. Yang semuanya terdapat dalam “One Piece”!

Luffy: “Ya”

Coby: “Apa maksudmu dengan ‘ya’?! Semua bajak laut mengincar harta karun itu.”

Luffy: “Aku juga mengincarnya.”

Coby: “Mustahil, mustahil, mustahil. Orang sepertimu sangat mustahil untuk bisa menguasai seluruh lautan. Mustahil, mustahil.

Gubrak. Coby di pukul

Coby: “Kenapa kau memukulku?”

Luffy: “Instingku saja”

Coby: “Tidak apa, aku sudah terbiasa”

Tiba-tiba hening. Luffy diam sambil memegang topi kesayangannya lalu berkata:

“Tak peduli mustahil atau tidak. Aku sudah memutuskannya. Aku ingin menjadi raja bajak laut. Oleh karena itu, jika aku mati dalam pertempuran itu tidak masalah.”

Berani Bemimpi 

Berbeda dengan Luffy, Coby ingin menjadi angkatan laut. Dia ingin menangkap semua bajak laut. Membasmi segala kejahatan dan menegakkan keadilan. Sungguh sebuah impian yang mulia.

Namun Coby sangatlah penakut. Jangankan untuk berjuang, sekedar mengatakan impian mulia itu dia sangat takut. Menurutnya orang lemah seperti dirinya tidak pantas untuk bermimpi yang tinggi. Padahal yang membatasi dirinya adalah pikirannya sendiri. Padahal tak ada yang melarangnya bermimpi. Padahal, jika berani bermimpi maka dia akan berani untuk memperjuangkannya.

Percakapan yang singkat itu mewariskan keberanian di hati Coby. Dengan pelan dia berkata:

“Aku juga harus bisa. Meski harus mati. Luffy, apakah aku bisa menjadi seorang angkatan laut?”

Luffy: “Angkatan laut?”

Coby: “Itu benar, angkatan laut. Untuk menangkap orang-orang jahat. Impianku sejak kecil, apakah aku bisa melakukannya?”

Luffy: “Mana aku tahu?”

Coby: “Iya, Aku harus mencobanya!”

Berani Berjuang

Jika sudah berani bermimpi maka diri harus berani berjuang. Semulia-mulia mimpi takan berarti jika tak diperjuangkan. Seindah-indah impian hanya akan menjadi angan kosong jika tak dibela dan diperjuangkan.

“Iya, karena aku sudah bermimpi. Jadi, jika aku mati dalam perjuangan, itu tak masalah”

“Apakah aku bisa?”

Kawan kita takan pernah tahu jika tak pernah mencobanya!

Mari bermimpi, mari berjuang, dan jangan lupa banyak berdoa!
Saturday, 21 September 2013 - , , 57 comments

Inspirasi Tiada Henti

One Piece telah menjadi sumber inspirasi banyak orang. Hal ini tak lepas dari ceritanya yang begitu unik dan mempesona. Di sana ada semangat, motivasi, persahabatan, membuat haru bahkan menangis, membuat tertawa bahkan terpingkal-pingkal, keteguhan berhias keyakinan, harga sebuah janji, juga kalimat-kalimat indah penuh inspirasi.

Bagi saya pribadi, One Piece telah memberikan satu dorongan tersendiri tentang keberanian berlayar mengejar mimpi. Luffy yang baru genap tujuh belas tahun berani mengarungi samudra dengan sampan kecilnya. Tanpa takut, tanpa ragu, dia berpamitan dengan penduduk desa untuk mengarungi samudra. Samudra yang begitu luas menjadi kecil di hadapan mimpi dan keberaniannya.

- 7 comments

Semangat Luffy

“Aku tidak peduli apa itu mungkin atau tidak. Aku sudah memutuskannya. Aku sudah memutuskan menjadi raja bajak laut. Jika aku sampai mati dalam pertarungan! Aku tidak akan menyesal! “ (Luffy- One Piece)